Hari ke tujuh bulan Ramadhan. Senja
masih seperti kemarin, terasa terlalu cepat
matahari terbenam sedang beribadah
masih terlalu sedikit untuk bertambah.
Apa yang kita cari dengan berlalunya
waktu mengikis umur? Di sela nafas
terkadang kita tertawa, menangis, bahagia,
sengsara, tapi manakah tujuan kita?
Jemariku membuka lemari. Mataku
mencari pengobat hati, teratur bersama
detak nadi, tenang bersama kedip mata,
lembut bersama kecapnya lidah. Di
halaman empat puluh lima, aku berhenti.
“Dan mohonlah pertolongan (kepada
Allah) dengan sabar dan Shalat. Dan (Shalat) itu sungguh berat, kecuali bagi
orang-orang yang khusyuk” – Al Baqarah
Komentar
Posting Komentar