Panas, Macet, Debu, Itulah pandangan pertamaku tentang Karawang, kota di mana pertama kali aku bekerja. Tidak pernah terbesit sebelumnya akan menetap di kota ini. Tidak adil rasanya jika hanya melihat sesuatu dari sisi buruknya, dibalik sisi gelap tentu ada sisi terang, selain dikenal dengan Kota Lumbung Padi, dikenal juga dengan Kota Industri. Persawahan di sepanjang jalan, Pohon kelapa yang berayun mengikuti angin dan samar asap dari kawasan industri. Keadaan pagi hari yang begitu campur aduk, ketika roda-roda kendaraan melintas jalan daerah Sirnabaya. Masih ada layang-layang sepanjang sore yang mengudara di langit Karawang. Meliuk indah mengikuti arahan angin. Seutas benang yang menjadi kemudinya seperti setir mobil yang mengarahkan dua roda. Seakan ia lupa, lama tidaknya ia di atas bergantung pada benang tersebut. Musim itu memang angin sedang bagus-bagusnya untuk bermain layang-layang. Saat i...